Sabtu, 27 April 2013

Liverpool Main di Indonesia 20 Juli

Mohammad Resha Pratama - detikSport

Liverpool - Kabar gembira untuk para fans Liverpool di Indonesia karena klub asal Merseyside itu akan mengunjungi Indonesia pada 20 Juli mendatang, dalam rangkaian tur musim panas tahun ini.

Hal ini dikonfirmasi langsung lewat situs resmi Liverpool, Kamis (25/4/2013) siang WIB. Indonesia jadi negara ketiga yang dikunjungi tengah tahun ini selain Melbourne (Australia) dan Bangkok (Thailand).

Dalam promosi di situs lfctour.com, bek Liverpool Martin Skrtel tampak memegang bendera merah-putih di belakangnya. Tak hanya Skrtel, kapten Steven Gerrard juga memberi pernyataan lewat video yang diunggah di akun Youtube klub tersebut.

"Hai saya Steven Gerrard, kapten Liverpool. Saya tidak sabar untuk memimpin para pemain kami mengunjungi Indonesia. Para pendukung kami di sana sangatlah bersemangat dan kami tidak sabar untuk datang ke sana dan bertemu mereka," ujar Gerrard menyapa fansnya.


Punya Fans Terbesar di Asia, Indonesia Akhirnya Dikunjungi The Reds

Mohammad Resha Pratama - detikSport

Jakarta - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah fans Liverpool terbesar. Tahun ini, Liverpudlian di tahan air berkesempatan bertemu langsung dengan The Reds saat klub tersebut menggelar tur musim panasnya.

Negara-negara Asia selama ini memang menjadi basis fans banyak klub Premier League. Salah satu yang terbesar adalah kelompok suporter Liverpool. Kondisi yang juga bisa ditemui di Indonesia.

Meski punya fans yang diperkirakan berjumlah hingga 1,5 juta orang, Indonesia selama ini belum dapat kesempatan kedatangan klub pengumpul 18 gelar juara Liga Inggris itu. Penantian yang akan berakhir tahun ini.

Jakarta menjadi salah dari tiga kota tujuan 'Si Merah' saat menggelar tur musim panas di Asia Tenggara. Kota lain yang akan disambangi Steven Gerrard dkk. adalah Bangkok dan Melbourne.

Rombongna Liverpool dijadwalkan akan tiba pada 17 Juli mendatang dan mengadakan serangkaian kegiatan dengan pihak sponsor serta komunitas, termasuk meet and greet dengan para penggemar. Sedangkan pada tanggal 20 Juli, Liverpool akan bertanding menghadapi Indonesia XI di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Chief Media Officer Liverpool Matthew Baxter menyebut kalau salah satu alasan utama kunjungan Liverpool ini adalah karena Indonesia memiliki basis suporter terbesar di Asia.

"Sebelumnya kita sudah mengunjungi beberapa negara di Asia, tapi baru kali ini kita berkunjung ke Indonesia. Kami sangat bangga bisa mengunjungi Indonesia karena kurang lebih ada 1,5 juta orang yang menjadi fans Liverpool berasal dari Indonesia," ujar Baxter saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (25/4/2013) sore WIB.

Hadir juga dalam acara tersebut legenda hidup yang juga menjabat sebagai duta The Reds, Ian Rush dan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin.

"Para pemain akan tiba sejak 17 Juli di Indonesia. Mereka akan menjalani serangkaian program, seperti latihan, meet and greet, dan tentunya pertandingan uji coba," ungkap Rush.

"Mimpi menonton Liverpool di Indonesia akhirnya terwujud. Fans Liverpool begitu banyak di Indonesia. Mudah-mudahan para pemain (Indonesia) nantinya bisa memanfaatkan pengalaman dari laga melawan tim luar negeri seperti Liverpool," timpal Djohar.

Tiket pertandingan sendiri akan dijual secara online mulai 11 Mei di myticket.co.id, mulai dari harga Rp 65 ribu hingga Rp 3,3 juta.

Kemenangan atas Atletico Beri Madrid Motivasi Ekstra

Meylan Fredy Ismawan - detikSport

Madrid - Kemenangan di laga derby sangat berarti bagi Real Madrid. Selain menjauhkan mereka dari kejaran Atletico Madrid, Los Merengues juga mendapatkan tambahan motivasi sebelum bertanding di Liga Champions.

Madrid baru saja memperpanjang rentetan tak terkalahkan mereka atas Atletico. Bertandang ke Vicente Calderon, Minggu (28/4/2013) dinihari WIB, mereka menang tipis 2-1 atas tim tuan rumah.

Sempat tertinggal oleh gol cepat Radamel Falcao, Madrid mampu membalikkan keadaan dan keluar sebagai pemenang. Gol bunuh diri Juanfran dan gol Angel Di Maria memastikan mereka mendapatkan poin sempurna.

Berkat hasil tersebut, Madrid lebih aman di urutan kedua klasemen sementara La Liga dengan koleksi 74 poin dari 33 partai. Mereka kini unggul enam poin atas Atletico yang ada di posisi ketiga.

"Kami tahu kalau kami kalah maka mereka akan sejajar dengan kami dan kami melakukan segalanya sebaik mungkin untuk mendapatkan jarak yang bagus di antara kami dan mereka sehingga kami bisa lebih tenang," jelas Di Maria di situs resmi klub.

Selain soal jarak dengan Atletico di papan klasemen, Madrid saat ini memang tengah butuh pembangkit semangat. Pasalnya, mereka akan menghadapi laga berat pada tengah pekan depan.

Madrid akan menjamu Borussia Dortmund di leg kedua semifinal Liga Champions. Untuk bisa lolos ke final, mereka wajib menang dengan skor minimal 3-0 karena pada pertemuan pertama kalah telak 1-4.

"Memenangi pertandingan ini adalah motivasi ekstra dan akan membantu kami untuk mencapai level terbaik pada hari Selasa," ujar Di Maria.

Madrid Tekuk Atletico 2-1

Meylan Fredy Ismawan - detikSport

Madrid - Real Madrid keluar sebagai pemenang laga derby Madrid. Dijamu Atletico Madrid di Vicente Calderon, Minggu (28/4/2013) dinihari WIB, Los Blancos mengalahkan rival sekotanya itu dengan skor 2-1.

Karena akan bertemu Borussia Dortmund di Liga Champions pada tengah pekan depan, Madrid mengistirahatkan banyak pemain utamanya. Mesut Oezil, Sergio Ramos, dan Cristiano Ronaldo malah sama sekali tak diturunkan.

Atletico unggul lebih dulu lewat gol cepat Radamel Falcao. Tapi, gol bunuh diri Juanfran membuat skor jadi imbang 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Gol kemenangan Madrid tercipta di babak kedua. Angel Di Maria mencatatkan namanya di papan skor dan memastikan tim tamu membawa pulang tiga angka.

Hasil ini tak mengubah posisi Madrid di urutan kedua klasemen sementara La Liga dengan koleksi 74 poin dari 33 partai, terpaut 11 poin dari Barcelona. Atletico tetap di posisi ketiga dengan 68 poin.

Jalannya Pertandingan

Atletico butuh waktu kurang dari empat menit untuk unggul. Berawal dari tendangan bebas Koke yang ditepis Diego Lopez, bola liar dikejar oleh Diego Godin. Godin kemudian mengumpankannya ke Falcao yang berada di tiang jauh. Tanpa ampun, Falcao menanduk bola ke dalam gawang.

Tim tuan rumah berpeluang menambah gol tiga menit kemudian. Namun, sepakan Koke dari dalam kotak penalti masih melenceng.

Madrid bisa menyamakan skor pada menit ke-13. Tendangan bebas Di Maria berbelok arah setelah mengenai Juanfran dan menembus gawang Atletico yang dikawal oleh Thibaut Courtois. Gol ini dihitung sebagai bunuh diri Juanfran.

Memasuki menit ke-31, peluang yang didapatkan Godin belum membuahkan gol kedua Atletico. Sundulannya meneruskan tendangan bebas Koke masih melenceng.

Karim Benzema menyia-nyiakan peluang emas yang dia dapatkan pada menit ke-41. Umpan Di Maria membuatnya langsung berhadapan dengan Courtois. Tapi, penyelesaian Benzema bisa dihalau si kiper.

Atletico mengawali babak kedua dengan ancaman melalui Raul Garcia. Tapi, sundulan Garcia meneruskan crossing Filipe Luis bisa diantisipasi oleh Lopez.

Gabi juga tak mampu memaksimalkan kesempatan pada menit ke-56. Usai menerima umpan dari Garcia, dia sebenarnya punya ruang tembak terbuka. Tapi, penyelesaiannya melebar.

Berselang tujuh menit, Madrid mampu berbalik memimpin. Memanfaatkan umpan terobosan Benzema, Di Maria dengan cerdik menendang bola ke tiang jauh tanpa bisa dijangkau Courtois.

Alvaro Morata mencoba untuk menambah keunggulan Madrid. Dia melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti pada menit ke-71, tapi Courtois bisa menghentikannya.

Courtois kembali membuat penyelamatan enam menit kemudian. Dia menangkap dengan sempurna bola tembakan Sami Khedira.

Filipe Luis hampir saja mencetak gol untuk Atletico di menit ke-85. Sial buat dia, tendangan volinya hanya menerpa sisi luar jala gawang Madrid.

Susunan Pemain
Atletico Madrid: Courtois, Godin, Kasmirski, Juanfran, Miranda, Mario Suarez (C. Rodriguez 74'), Koke, Raul Garcia (Adrian 72'), Gabi, Falcao, Diego Costa

Real Madrid: Diego Lopez, Nacho, Pepe, Carvalho, Albiol, Essien (Varane 70'), Khedira, Kaka (Alonso 67'), Benzema, Di Maria (Modric 77'), Morata

Kekalahan yang Teramat Buruk buat Newcastle

Andi Abdullah Sururi - detikSport

Newcastle - Banyak suporter Newcastle United yang meninggalkan stadion lebih cepat sebelum pertandingan berakhir. Kekalahan 0-6 dari Liverpool memang teramat buruk buat mereka.

Bahkan ketika babak pertama selesai, dalam skor 2-0 untuk tim tamu, publik St James' Park sudah "menghadiahi" timnya sendiri dengan teriakan "huu...". Sepanjang 45 menit itu permainan Mathieu Debuchy dkk. memang terlihat buruk.

Di babak kedua pertahanan The Magpies malahan memburuk. Mereka pun menjadi bulan-bulanan para pemain Liverpool. Di akhir laga angka yang tertera di papan skor adalah 0-6, untuk kemenangan Liverpool.

Berikut ini catatan Opta Joe dan Infostrada mengenai kekalahan telak Newcastle tersebut:

- Ini adalah kekalahan pertama Newcastle di kandangnya sendiri dengan selisih enam gol, di pertandingan kasta tertinggi Liga Inggris sejak September 1925. Kala itu mereka kalah 1-7 dari Blackburn Rovers.

- Kali terakhir mereka kebobolan sampai enam gol di St James' Park di pertandingan liga adalah pada April 2003, saat dibekap Manchester United 2-6.

- Sebelum dihantam Liverpool, Newcastle juga kalah di kandangnya sendiri, dengan skor 0-3, saat menjamu Sunderland. Dan itu membuat mereka menorehkan sebuah rekor di Premier League: tim pertama yang kebobolan lebih dari 8 gol dalam dua partai kandangnya berturut-turut.

- Dalam sejarah mereka di Premier League, Newcastle sudah enam kali kebobolan minimal enam gol. Di musim ini, sebelum digasak Liverpool 0-6, mereka dipermak Arsenal 3-7 di Emirates Stadium pada 29 Desember.

- Saat menghadapi Liverpool malam ini, Newcastle menurunkan tujuh pemain berpaspor Prancis. Itulah kali pertama di era Premier League di mana sebuah tim menurunkan tujuh pemain asing dari satu negara.

Liverpool Hantam Newcastle 6-0

Andi Abdullah Sururi - detikSport

Newcastle - Liverpool mencatat kemenangan terbesarnya di musim ini saat melawat ke markas Newcastle United, Sabtu (27/4/2013). Mereka menghajar tim tuan rumah itu dengan skor telak 6-0.

Jordan Henderson dan Daniel Sturridge masing-masing mendulang dua gol, sedangkan empat sisanya dihasilkan Daniel Agger dan pemain pengganti, Fabio Borini.

Sebelum hasil ini, kemenangan terbesar The Reds di musim ini adalah 5-0, atas Norwich City (19/1) dan Swansea City (17/2).

Kali terakhir Liverpool mencetak enam gol di pertandingan Premier League adalah di musim 2009/2010, ketika menekuk Hull City dengan skor 6-1 di Anfield.

Kemenangan ini menambah koleksi poin Steven Gerrard dkk. menjadi 54 dari 35 pertandingan. Mereka masih di peringkat ketujuh di klasemen sementara, kalah lima angka dari rival sekotanya, Everton.

Sementara itu Newcastle menjadi rawan terdegradasi. Tim asuhan Alan Pardew itu bergeming di urutan ke-16, hanya berjarak lima poin dari zona merah.

Daniel Agger memulai pesat gol "Si Merah" saat kickoff baru berusia tiga menit. Ia menyundul masuk bola hasil umpan Gerrard di sayap kiri. Gol itu juga menunjukkan buruknya pertahanan Newcastle saat mencoba membuat perangkap offside.

Gol kedua tim tamu tercipta di menit 16. Dari umpan terobosan Philippe Coutinho, Daniel Sturridge mendekati kotak penalti Newcastle, lalu mengoper bola kepada Henderson yang berdiri lebih bebas. Dengan mudah Henderson menceploskan bola ke gawang Robert Elliot yang sudah out of position.

Di babak pertama ini Newcastle hanya punya satu kesempatan emas di menit 35 melalui James Perch. Dalam posisi bebas menyundul di depan gawang Pepe Reina, ia gagal mengarahkan bola crossing Massadio Haidara ke bidang sasaran. Tandukannya melenceng.

Di babak kedua Liverpool semakin superior -- dan Newcastle kian rapuh. Di menit 54, Coutinho merebut bola dari tengah lapangan, menggiringnya beberapa meter ke wilayah pertahanan Newcastle. Saat akan ditutup oleh dua pemain lawan, ia melepaskan umpan cantik kepada Sturridge yang sudah menunggu di depan kotak penalti. Dalam posisi bebas, Sturridge tak kesulitan untuk menaklukkan Elliot.

Hanya berselang enam menit, Sturridge kembali membungkam publik Newcastle. Kali ini ia menuntaskan umpan dari Henderson.

Fabio Borini, yang baru menggantikan Steven Gerrard, langsung mencetak gol pada sentuhan keduanya di lapangan. Ia menyambar crossing Stewart Downing di menit 74, dan mengubah kedudukan menjadi 5-0.

Petaka buat Newcastle bertambah ketika kaptennya, Mathieu Debuchy, mendapat kartu kuning kedua gara-gara menekel Coutinho, dan itu berarti ia menerima kartu merah dan harus keluar dari lapangan.

Henderson memantapkan kemenangan Liverpool dengan gol keduanya di menit 76 melalui tendangan bebas. Menurut Infostrada, ini adalah kali pertama Henderson mendulang sepasang gol di sebuah pertandingan Premier League sejak April 2011, kala ia masih berseragam Sunderland dan menang 4-2 atas Wigan.

Gol Henderson itu juga membuat banyak pendukung Newcastle beranjak dari kursinya di stadion. Mereka punya alasan untuk pulang lebih cepat, karena itulah kekalahan terburuk The Magpies di kandangnya sendiri sejak era 1920-an.

Sebelum digebuk Liverpool, Newcastle juga pernah dibobol enam kali di St James' Park pada April 2003, yaitu saat menjamu Manchester United. Hanya saja, mereka masih bisa mencetak dua gol balasan di laga tersebut.

Susunan pemain:

Newcastle: Elliot, S Taylor, Perch, Haidara, Debuchy, Yanga-Mbiwa, Tiote (Anita 65), Gutierrez, Sissoko, Cabaye, Cisse

Liverpool: Reina; Johnson, Carragher, Agger, Enrique; Lucas, Gerrard (Borini 73); Downing, Henderson, Coutinho (Suso 85); Sturridge (Shelvey 85)

Everton Kalahkan Fulham 1-0

Andi Abdullah Sururi - detikSport

Liverpool - Gol tunggal Steven Pienaar membawa Everton meraih angka penuh dalam laga kandangnya melawan Fulham. Sementara itu Southampton digebuk 0-3 oleh West Bromwich Albion.

Kemenangannya di Goodison Park, Sabtu (27/4/2013), itu membuat Everton terjaga kans untuk lolos ke Liga Europa musim depan. Paling tidak, mereka kini menguntit tim peringkat kelima, Tottenham Hotspur, dengan jarak tiga poin.

Tottenham, yang sedang mengincar posisi empat besar, malam ini ditahan 2-2 oleh Wigan Athletic, memiliki nilai 62 dari 34 laga. Sedangkan Everton sudah bertanding 35 kali dengan koleksi 59 angka.

Kemenangan The Toffees ditentukan oleh Pienaar, yang merampungkan kerja sama Kevin Mirallas dan Leon Osman di menit 16. Gelandang serang asal Afrika Selatan itu menggetarkan gawang Mark Schwarzer dengan tendangan keras. Ia kini sudah mengemas enam gol plus lima assist bersama Everton di musim ini.

Pada pertandingan lain Southampton menyerah tiga gol tanpa balas dari tamunya, West Brom. Gol-gol yang bersarang di jala Artur Boruc dibuat oleh Marc-Antoine Fortune (di menit keenam), Romelu Lukaku (67'), dan Shane Long (77').

Sementara itu Stoke City mendapatkan tiga angka saat menjamu Norwich City. Mereka menang tipis 1-0 via gol Charlie Adam semenit setelah babak kedua dimulai.

Adam mengukir golnya itu dengan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti Norwich, setelah menerima umpan sundulan Peter Crouch.

Seri di Kandang Wigan, Tottenham Tetap Posisi Kelima

Andi Abdullah Sururi - detikSport

Wigan - Jalan Tottenham Hotspur untuk masuk posisi empat besar terhambat di pertandingannya yang ke-34, Sabtu (27/4/2013). Mereka harus puas bermain imbang 2-2 melawan Wigan Athletic.

Unggul lebih dulu melalui gol Gareth Bale di menit kedelapan, Spurs kemudian kebobolan dua gol dan baru bisa menyamakan kedudukan di menit-menit terakhir babak kedua, melalui bunuh diri Emmerson Boyce,

Hasil seri ini menjadikan The Lilywhites tidak beranjak dari peringkat kelima di klasemen sementara. Mereka mengantongi nilai 62, sama seperti Chelsea yang unggul selisih gol, dan baru akan memainkan game-nya yang ke-34 melawan Swansea City hari Minggu besok.

Sementara itu, tim peringkat ketiga, Arsenal, besok akan melakoni duel penting melawan Manchester United di Emirates Stadium. Saat ini The Gunners memiliki nilai 63 dari 34 pertandingan.

Tottenham lebih dulu membuka skor saat babak pertama berusia delapan menit. Bale memanfaatkan kesalahan fatal kiper Joel Robles, yang berlama-lama memainkan bola dari backpass Maynor Figueroa.

Akibat dua kali backpass tersebut Bale berhasil mendekati Robles, dan memblok tembakan sang kiper. Bola mental masuk ke dalam gawang Wigan. Bale sekaligus menambah koleksi golnya menjadi 18 di musim ini.

Kurang dua menit kemudian Wigan mendapatkan tendangan sudut. Hasilnya, bek Emmerson Boyce berhasil menanduk bola di udara dan menceploskannya ke jala Hugo Lloris. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum.

Tiga menit setelah restart, Wigan kembali mencetak gol. Menguasai bola di sisi kiri pertahanan Spurs, Callum McManaman menggocek Kyle Naughton, sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri, yang tak mampu dibendung Lloris.

Dalam keadaan tertinggal Spurs tidak berhasil mengembangkan permainannya. Serangan-serangan mereka jarang yang membahayakan, alur bola dari tengah kerap kali mudah dipatahkan barisan pertahanan tuan rumah.

Mereka beruntung tidak sampai kalah setelah di menit 89 mendapatkan gol balasan. Mengambil tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Wigan, Tom Huddlestone menendang datar ke tengah kotak penalti. Bola masuk ke kerumunan pemain, mengenai Boyce dan bergulir ke gawangnya timnya sendiri. Skor berubah jadi 2-2.

Empat menit injury time menegangkan buat kedua tim. Lloris membuat sebuah penyelamatan penting, begitu pula dengan kiper Wigan, Joel Robles. Di momen penyerangan terakhir, Robles dua kali berturut-turut memblok shot on goal dari kubu Tottenham. Ia menjadi pahlawan buat The Latics. Pertandingan selesai dengan skor imbang 2-2.

Susunan pemain

WIGAN: Robles, Kone, McCarthy, Maloney, Gomez (Espinoza 80), McManaman (Franco Di Santo 64), McArthur, Boyce, Beausejour, Figueroa, Scharner

TOTTENHAM: Lloris, Dempsey, Vertonghen, Huddlestone, Parker (Lennon 74), Bale, Naughton (Assou-Ekotto 64), Defoe, Dembele (Holtby 41), Dawson, Walker

Bayern Menang Tipis atas FreiburgMeylan Fredy Ismawan - detikSport

Meylan Fredy Ismawan - detikSport

Munich - Sudah dipastikan juara tak membuat Bayern Munich berhenti meraih kemenangan. Memainkan tim lapis keduanya, Die Roten menang tipis atas Freiburg dengan skor 1-0.

Menjamu Freiburg di Allianz Arena, Sabtu (27/4/2013) malam WIB, Bayern menurunkan banyak pemain pelapisnya karena mereka akan menghadapi Barcelona di Liga Champions, tengah pekan depan. Tak ada nama-nama seperti Manuel Neuer, Dante, Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger, Javi Martinez, Franck Ribery, atau Thomas Mueller.

Kendati demikian, Bayern tetap mampu mendapatkan poin penuh. Satu gol Emre Can pada menit ke-35 memastikan kemenangan mereka.

Gol Can berawal dari bola mati. Xherdan Shaqiri mengeksekusi tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Freiburg dan Can sedikit membelokkan bola dengan kepalanya untuk menjebol gawang yang dijaga Oliver Baumann.

Dengan hasil ini, Bayern yang menempati puncak klasemen Bundesliga mengumpulkan 84 poin dari 31 pertandingan. Freiburg di urutan kelima dengan 45 poin.

Susunan Pemain
Bayern: Starke; Rafinha, van Buyten, Boateng, Contento; Tymoschuk (Martinez 84'), L. Gustavo; Can (Ribery 74'), Pizarro, Shaqiri; Mandzukic (Gomez 74')

Freiburg: Baumann; Mujdza, Hohn, Diagne, Sorg; Schmid, Ginter, Makiadi, Caligiuri; Flum (Santini 64'); Kruse

Hasil lain:
Augsburg 3-0 Stuttgart
Bayer Leverkusen 1-0 Werder Bremen
Hoffenheim 2-1 Nuernberg
Wolfsburg 3-1 Moenchengladbach

Mohammad Resha Pratama - detikSport

Martapura - Djibril Coulibaly jadi bintang saat membawa Barito Putra mengalahkan PSPS Pekanbaru. Empat gol dicetaknya dan tim berjuluk 'Bekantan Hamuk' menang telak 5-2.

Pada laga yang dihelat Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (27/4/2013) sore WIB, Barito tampil menyerang sejak menit awal. Meski demikian mereka baru dapat gol pertama di menit 33.

Aksi individu menerobos pertahanan PSPS melewati tiga pemain dan diakhiri dengan sepakan pelan namun terukur ke gawang Fance Hariyanto. Gol kedua semenit setelahnya terjadi setelah Coulibaly di tiang jauh menyontek bola hasil umpan silang Fathlul Rahman.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum dan di babak kedua Coulibaly mencetak hat-trick di menit ke-55. Lagi-lagi pertahanan PSPS begitu mudah dilewati pemain ini dan Fance pun harus memungut bola untuk ketiga kalinya di laga ini.

PSPS memperkecil kedudukan menjadi 2-3 di menit 61 dan 72 lewat gol-gol Joel Tsimi serta Pepe N'Diaye. Asa untuk bangkit di laga ini tetap ada tapi kemudian di 10 menit terakhir laga, gawang mereka dua kali kebobolan sehingga skor akhir menjadi 2-5 untuk kemenangan Barito.

Coulibaly mencetak gol keempatnya di menit 82 juga memanfaatkan rapuhnya barisan belakang tim tamu usai menggiring bola tanpa hadangan dari bek-bek PSPS. Gol ke-12 Coulibaly di ISL musim ini. Sementara Dedi Hartono mencetak gol pamungkas timnya di menit 86.

Kemenangan ini membawa Barito naik ke urutan keenam dengan 25 poin dari 17 laga sementara PSPS terpaku di urutan ke-16 dengan 14 poin.

Kamis, 25 April 2013

Masih Pantaskah Diego Michiels Masuk TIMNAS Indonesia

Masih segar teringat di memori kita ketika Timnas Indonesia memberlakukan kebijakan naturalisasi. Membawa Irfan Bachdim dan juga Christian Gonzales yang akhirnya membuat Indonesia menjadi momok cukup menakutkan bagi lawan – lawannya. Hampir saja menjuarai AFF 2010 sebelum akhirnya kandas di tangan Malaysia. 
 
Sayang sekali bahwa Diego Michiels, pemain naturalisasi berdarah Indonesia – Belanda yang mempunyai performa gemilang harus mencoreng mukanya sendiri karena perilakunya di luar lapangan. Diego menjadi tersangka yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pria yang katanya hanya menyenggol Diego sedikit di sebuah klab malam di Senayan. Sang korban pemukulan Diego mengalami luka memar di mata dan wajah dan melaporkan tindakan tersebut ke Polresta Tanah Abang. Atas kejadian ini Diego terancam dipenjara 5 tahun dan dipastikan absen membela Timnas pada ajang Piala AFF 2012 tanggal 24 November – 22 Desember.
 
Yang lebih lucu lagi adalah dimana Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong meminta polisi untuk menangguhkan penahanan tersebut setidaknya sampai kiprah Timnas terhenti di ajang Piala AFF. Well, memang peran Diego sangat penting dalam menjaga sisi kiri pertahanan Timnas. Akan tetapi, apakah kita benar – benar bangsa yang sudah melupakan harga diri dan juga nilai tata karma dan sportivitas? 
 
Alasan dibalik absennya Diego adalah karena perkara hukum yang menurut undang – undang yang berlaku harus dihukum dengan hukuman yang setimpal, karena tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum. Lagipula, apakah masih pantas bila seorang atlet yang notabene sudah menjadi idola masyarakat mempunyai perilaku layaknya preman yang bisa main hajar jika tersenggol sedikit?
 
Prestasi gemilang tentunya layak kita lambungkan setinggi mungkin karena adanya kualitas pemain profesional sekelas internasional untuk membantu mendongrak kinerja Timnas. Akan tetapi jika pemain naturalisasi tersebut ternyata malah membuat ulah, apakah masih pantas dipuja untuk masuk Timnas? Kritikan yang memang nampaknya cukup keras tapi inilah resiko yang harus dihadapi oleh seorang panutan masyarakat, khususnya kaum muda dalam diri seorang atlit Timnas.
 

Era Baru TIMNAS, Inikah Momen Bangkitnya Sepak Bola Nasional

TIMNAS

Dualisme telah terhapuskan dan Indonesia terbebas dari sanksi FIFA. Susunan pemain tidak lagi dipengaruhi oleh kepentingan dari suatu badan liga. Semua pemain bersatu dan pada akhirnya pelatih mempunyai kebebasan dalam menentukan pilihan pemain. Intinya bro, bisa dibilang bahwa Timnas Garuda Senior kita telah bersatu. Sejauh ini, inilah berita terbaik yang bisa kita dengar di tengah kekisruhan sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah kekisruhan berhasil dibereskan, sekaranglah saatnya menyongsong era baru. Tampaknya walaupun pemilihan Roy Suryo pada awalnya penuh dengan kontroversi, namun untuk permasalahan yang satu ini, pakar telematika ini pantas untuk diberi acungan jempol. Pola Ctrl+Alt+Del yang dulu pernah dia ancam akan dilakukan untuk membubarkan dualisme kepengurusan sepak bola nasional Indonesia tampaknya sedikit memberi hasil. Walaupun tidak serta-merta dibubarkan, dualisme kepengurusan tersebut bisa bersatu dan akhirnya FIFA serta AFC memandang bahwa KLB yang telah dilakukan berjalan dengan sukses.

Ok! Cukup dengan sekilas infonya sekarang mari kita coba bahas mengenai masa depan Timnas bro, terutama di tengah persiapan mereka dalam menghadapi Arab Saudi dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015 di GBK tanggal 23 Maret nanti. Bagaimana persiapannya? Bisa dibilang so far so good. Walapun awalnya sempat dibuat bingung dengan pemecatan Nil Maizar yang kemudian digantikan oleh Luis Manuel Blanco yang kemudian diangkat menjadi Direktur Teknik dan akhirnya kursi pelatih ditempatkan pada duet Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago. Bisa dibilang sampai saat ini, duet pelatih tersebut adalah merupakan yang terbaik di Indonesia.

Siapa yang tidak kenal RD yang sudah malang melintang membawa beberapa tim lokal Indonesia juara berkali-kali di kompetisi lokal. Begitu juga dengan kompatriotnya saat ini yaitu Jacksen F Tiago. Sang jagoan dalam mengasah pemain asal Papua – sang Mutiara Hitam yang sangat kental dengan aroma permainan satu-dua yang menampilkan keahlian individu dalam diri Persipura Jayapura. Tampaknya duet dua pelatih kebanggaan ini layak untuk diberikan dukungan bro.

Nah, kali ini kita bahas dari sisi pemilihan pemain. Semenjak adanya dualisme dan juga munculnya kompetisi tandingan terjadi kekisruhan dalam hal pemilihan pemain timnas. Entah ketika para pemain IPL tidak boleh masuk Timnas, dan kemudian pemain giliran pemain ISL yang tidak boleh masuk timnas hingga akhirnya dua pemain klub IPL dan ISL boleh bersatu namun dengan catatan kuota pemain dari klub ISL. Pelatih dibuat pusing jadinya karena tidak bisa memilih pemain terbaik putra bangsa.

Namun setelah adanya persatuan ini, murni semua keputusan ada di tangan pelatih dan tidak ada lagi kekisruhan. Biarkanlah sang pelatih leluasa memilih pemain terbaik tanpa harus dicampuri dengan urusan politik.

Era baru sudah terbentuk bro dan ke depannya, setelah Timnas terlindungi dalam satu naungan kepengurusan yang baru, utama, dan tidak tergantikan, segala urusan mulai dari yang paling kecil seperti urusan sponsor, finansial, pembayaran honor diyakini seharusnya sudah bisa teratasi. Setelah semua urusan “tetek-bengek” selesai, seharusnya Timnas bisa berkonsentrasi secara lebih serius untuk mengembangkan kemampuan dan membawa Tim Garuda Senior menuju puncak tertinggi.

Selasa, 23 April 2013

Barca Kembali Telan Kekalahan Terbesar di Kompetisi Eropa

Meylan Fredy Ismawan - detikSport

Munich - Barcelona kalah telak dari Bayern Munich di leg pertama semifinal Liga Champions. Kekalahan dengan skor 0-4 tersebut menyamai catatan kekalahan terbesar Los Cules di kompetisi Eropa.

Barca tak bisa berbuat banyak ketika dijamu Bayern di Allianz Arena, Rabu (24/4/2013) dinihari WIB. Kendati mendominasi penguasaan bola, mereka tak mampu benar-benar mengancam gawang tim tuan rumah.

Sebaliknya, Bayern lebih efektif. Serangan Die Roten berbuah empat gol, masing-masing atas nama Thomas Mueller (dua gol), Mario Gomez, dan Arjen Robben.

Dicatat Infostrada Live, kekalahan 0-4 yang diderita Barca dari Bayern menyamai rekor kekalahan terbesar Barca di kompetisi Eropa. Azulgrana juga kalah 0-4 dari Dynamo Kyiv dalam laga fase grup Liga Champions di Camp Nou, November 1997. Saat itu, Andriy Shevchenko tiga kali menjebol gawang Barca dan Serhiy Rebrov melengkapi derita mereka.

Sementara itu, Opta mencatat bahwa ini adalah kali pertama sejak Maret 2005 Barca kebobolan empat gol dalam sebuah laga Liga Champions. Sebelumnya, mereka mengalami hal tersebut saat kalah 2-4 dari Chelsea di babak 16 besar musim 2004/2005.

Kekalahan dengan skor besar tersebut jelas mempersulit langkah Barca menuju final. Bahkan, untuk bisa lolos ke partai puncak, tim besutan Tito Vilanova itu harus menuliskan sejarah baru.

Opta sekali lagi mencatat bahwa tidak ada tim yang kalah dengan selisih empat gol atau lebih di leg pertama Piala Champions/Liga Champions bisa melaju ke babak berikutnya.

Liga Champions

Bayern Hantam Barca 4-0

Rossi Finza Noor - detikSport

Munich, Bayern Munich tampil luar biasa pada leg pertama babak semifinal Liga Champions. Menghadapi Barcelona, mereka meraih kemenangan telak 4-0.

Pada pertandingan yang berlangsung di Allianz Arena, Rabu (24/4/2013) dinihari WIB, peluang sudah didapatkan Bayern ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Memanfaatkan umpan tumit Mario Gomez, Arjen Robben melepaskan tendangan dari jarak dekat. Namun, tendangan itu masih bisa diblok Victor Valdes.

Barca memang tampil relatif dominan dan memenangi persentase penguasaan bola, namun Bayern juga meladeninya dengan tempo tinggi. Baik Bayern maupun Barca sama-sama menerapkan pressing tinggi kepada lawan.

Pada menit ke-15, Philipp Lahm melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti. Bola kemudian membentur Gerard Pique dan meninggalkan lapangan. Bayern mendapatkan sepak pojok.

Lahm mengklaim bahwa bola telah mengenai tangan Pique, tetapi wasit mengatakan tidak dan hakim garis tidak mengangkat bendera tanda telah terjadi pelanggaran.

Gol kemudian tercipta di menit ke-25 ketika umpan silan Robben disundul oleh Dante tepat di depan gawang Barca. Bola mengarah ke tiang jauh dan Mueller langsung menyambarnya, juga dengan sundulan. Gawang Valdes bobol.

Ada klaim handball lagi setelahnya, yakni ketika Dani Alves berduel dengan Dante untuk menyundul bola. Namun, lagi-lagi wasit dan hakim garis menyatakan tidak ada pelanggaran.

Skor 1-0 kemudian bertahan sampai babak pertama habis.

Di awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-49, Bayern menggandakan keunggulan. Mueller kali ini menjadi pemberi assist, sementara Gomez menjadi pendulang golnya.

Berawal dari sepak pojok di sisi kiri pertahanan Barca, bola kemudian disundul oleh Mueller ke arah gawang. Di sana, Gomez sudah menunggu dan langsung menyambarnya dengan tendangan. 2-0.

Bayern yang tampil trengginas itu kemudian membuat keunggulan mereka bertambah pada menit ke-72. Kali ini, diawali operan-operan di depan kotak penalti Barca, bola diberikan kepada Robben di sisi kanan. Gelandang asal Belanda itu kemudian menggiring bola masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tiang jauh.

Sebuah tendangan bebas Xavi bisa diterima Bartra yang lolos dari jebakan offside di menit ke-76. Namun demikian, bola sepakannya belum tepat ke sasaran

Gol itu mendatangkan protes dari para pemain Barca karena menilai Mueller melakukan pelanggaran dengan menabrak Jordi Alba, yang berlari mengejar Robben. Tapi, wasit Victor Kassai mengatakan tidak terjadi pelanggaran.

Tidak cukup dengan hanya tiga gol, Bayern melanjutkan keganasan mereka dengan mencetak gol keempat di menit ke-81. Sisi kanan pertahanan Barca yang lowong dimanfaatkan oleh David Alaba. Dia mengirimkan umpan terukur ke depan gawang dan Mueller dengan sigap menyelesaikannya menjadi gol. 4-0.

Skor 4-0 itu kemudian bertahan sampai pertandingan selesai. Dalam catatan Opta, ini adalah pertama kalinya Barca kebobolan empat gol di Liga Champions sejak tahun 2005.

Susunan Pemain

Bayern Munich:
                           Neuer,
                           Lahm, 
                           Boateng,
                           Dante,
                           Alaba,
                           Javi Martinez,
                           Schweinsteiger,
                           Robben,
                           Mueller (Pizzaro 83),
                           Ribery (Shaqiri 89),
                           Gomez (Luiz Gustavo 71).

Barcelona:
                          Valdes,
                          Dani Alves, Pique,
                          Bartra,
                          Jordi Alba, Xavi,
                          Busquets,
                          Iniesta,
                          Sanchez,
                          Messi,
                          Pedro (Villa 83).

Jumat, 12 April 2013

PSSI MEMANG SEPANTASNYA DIBEKUKAN FIFA

Bila melihat dari kaca mata sejarah, FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada 8 negara yang notabene akar permasalahannya adalah karena campur tangan pemerintah dalam kepengurusan sepak bola di negara tersebut. Namun ada dua permasalahan yang perlu kita telusuri ebih lanjut mengenai dua peristiwa yang sempat terjadi di Brunei Darussalam pada tahun 2009 dan juga Irak pada tahun yang sama.

Peristiwa pemberian sanksi Brunei Darussalam terjadi pada saat Sultan Brunei membentuk kepengurusan baru federasi sepak bola di negaranya dan sampai saat ini sanksi tersebut belum juga dicabut. Sedangkan Irak mengalami pertikaian antara dua kubu yaitu yaitu IFA (Federasi Sepak Bola Irak) dengan Komite Olimpiade Irak. Baru pada bulan Maret 2010 FIFA mencabut sanksi mereka karena kekisruhan sudah berhasil diselesaikan. Perlu diingat juga pada tahun 2007, Irak nyaris mendapatkan sanksi setelah pemerintahnya berniat membubarkan IFA.

Menghubungkan dengan polemik dualisme PSSi di sepakbola Indonesia, pemerintah (dalam hal ini Menpora ataupun Presiden) janganlah sampai turun tangan untuk ikut campur mengintervensi permasalahan kekisruhan PSSI dan KPSI. Memang tentunya banyak pihak yang menginginkan tindakan tegas dari pemerintah, namun jangan sampai berlanjut pada tindakan intervensi secara langsung. Cukuplah dengan himbauan dan juga peringatan agar para pengurus sepak bola tanah air bahwa tindakan 'kampungan' mereka malah akan membuat kondisi sepak bola kita semakin terpuruk.

Belum lagi kasus pemain yang tidak digaji oleh klub, termasuk kasus Diego Mendieta, pemain asing asal Paraguay yang bermain di klub Persis Solo. Dia menderita sakit parah sehingga akhirnya harus meninggal dunia, dan ia pun tidak mampu membayar biaya penyembuhan karena belum digaji dan tidak dibantu oleh klubnya selama berbulan-bulan! Kasus ini juga akan dipertimbangkan oleh FIFA dan ada kemungkinan PSSI akan dibekukan oleh FIFA selama 20 tahun!

Lalu kira-kira perlukah kita merasa takut terhadap ancaman sanksi FIFA? Tentu saja perlu bro. Sebagai otoritas sepak bola tertinggi yang diakui dunia, peranan FIFA sangatlah besar terhadap kemajuan sepak bola suatu negara. Peranan FIFA adalah sebuah pengakuan bahwa ada sebuah negara, yaitu Indonesia yang menjadikan sepak bola sebagai salah satu olahraga masyarakat di negara tersebut.

Tanpa ada pengakuan dari FIFA, Indonesia tidak dianggap sebagai suatu negara yang memainkan sepak bola sebagai salah satu olahraga mereka. Ribuan pemain sepak bola nasional yang mengadu nasib hanya akan merasakan kompetisi sepak bola sekelas liga tarkam (antar kampung) dan bukan tidak mungkin gaji mereka akan turun sangat drastis.

Gengsi yang tercermin dari rasa bangga masyarakat tidak akan terasa gegap gempita lagi dalam membela sepak bola tanah air, karena Indonesia tidak akan berlaga di turnamen internasional manapun karena tidak diakui FIFA. Jadi kesimpulannya, tentu saja para pengurus PSSI dan KPSI harus berkepala dingin mencari jalan damai dan meleburkan kepungurusan menjadi satu sehingga bisa mengikuti statuta FIFA yang berlaku dan terhindar dari sanksi.

CORINTHIANS, KLUB TERBAIK DUNIA 2012

CORINTHIANS

Siapa yang menyangka bahwa Corinthians bisa mengalahkan Chelsea untuk merebut titel Juara Dunia Antar Klub 2012? Berapa orang yang kalah taruhan? Pastinya banyak dan semoga bukan termasuk Anda bro.

Corinthians hanya butuh satu gol saja di menit ke-69, memanfaatkan kelengahan pertahanan Chelsea. Gol semata wayang dilesakkan oleh Paolo Guerrero memanfaatkan bola liar tendangan Danilo. Walaupun gawang Chelsea dijaga tiga pemain yaitu Ramires, David Luiz dan Ashley Cole, Guerrero mampu melesakkan sundulan pelan yang membuat tiga pemain tadi tak bergerak bak patung menyaksikan bola masuk ke gawang sendiri. Kemenangan ini menjadi gelar kedua Corinthians di ajang ini sejak tahun 2006 lalu.

Corinthians sendiri adalah klub paling populer kedua di Brazil setelah Flamengo. Tim ini sangat erat kaitannya dengan para pekerja kelas bawah dengan fans garis keras mereka berjuluk “A Fiel” (The Faithful). Pengaruh ‘The Faitfhul’ pun sangat terasa kehadirannya di partai final tersebut dengan 15.000 hadir di Yokohama International Stadium yang berkapasitas 68.000 penonton. Ajang final ini pun juga menjadi ajang pertama kalinya teknologi garis gawang dicoba di pertandingan resmi. Dan terbukti teknologi ini sangat berpengaruh untuk membantu wasit sejak peluang pertama Chelsea melalui sundulan Gary Cahill. Teknologi tersebut memastikan bahwa bola belum melewati garis gawang yang pastinya sulit dideteksi wasit karena kemelut yang terjadi menghalangi penglihatan wasit dan hakim garis.

Walaupun Corinthians tidak dihuni pemain bintang layaknya klub Brazil lain seperti Santos dengan Neymar, Flamengo dengan Ronaldinho dan Botafogo dengan Seedorf, namun mereka mempunyai seorang Jose Paolo Guerrero. Seorang striker kebangsaan Peru yang baru bergabung tahun ini setelah hampir 10 tahun malang melintang di Jerman membela Bayern Munchen dan Hamburg SV. Walau bukan berstatus bintang, kehadirannya tetap saja memberikan berkah sendiri bagi klub terkaya Brazil tersebut. Ya, Corinthians yang bernama lengkap Sport Club Corinthians Paulista adalah klub terkaya di negeri Samba dengan taksiran nilai sekitar US$ 500 juta. Corinthians sendiri saat ini sedang membangun stadion baru yang bernilai US$ 417 juta yang akan rampung saat Piala Dunia 2012 nanti.

Sekali lagi Corinthians berhasil mematahkan hegemoni klub Eropa dalam ajang Piala Dunia Antar Klub yang beberapa tahun belakangan ini selalu dimenangkan oleh wakil benua biru tersebut. Selamat buat Corinthians!

LA FURIA ROJA, TIM ABADI 21

LA FURIA ROJA

Tim nasional sepakbola Spanyol mempertegas status mereka sebagai tim terbaik dalam sejarah sepak bola setelah menghancurkan Italia 4-0 di pertandingan final Piala Eropa 2012 di Kiev, Ukraina. Tim asuhan pelatih Vicente de Bosque itu mengukir sejarah sebagai negara pertama yang mampu mempertahankan gelar juara, dan juga tim nasional pertama yang mampu meraih tiga gelar juara di turnamen besar secara beruntun setelah Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010.

Tampil dengan pemain-pemain kelas dunia yang terkenal hebat di level klub (mayoritas dari Barcelona dan Real Madrid) dan internasional, tak salah bila Spanyol dinobatkan sebagai tim terhebat abad 21. Tidak hanya pemain intinya, pemain lapis dua Spanyol juga sama hebatnya. Alasan itu juga yang membuat Spanyol tampil konsisten dengan permainan tiki-taka yang terkenal. Pelatih mereka juga tidak pernah khawatir dalam penentuan pemain dan strategi yang diterapkan, karena para pemain sendiri punya kehebatan yang merata di posisi masing-masing. Belum lagi terobosan Del Bosque yang menampilkan formasi tanpa striker alias 4-6-0 yang menugaskan Cesc Fabregas sebagai ‘The False 9’.

Felicidades La Furia Roja!

EL CLASICO, REVALITAS ABDI SEPAKBOLA SPANYOL

EL CLASICO

Real Madrid dan Barcelona adalah dua klub sepakbola terbesar di Spanyol. Jika Anda membandingkan kedua klub, keduanya adalah klub paling sukses, terkaya dan memiliki fan base terbesar di dunia. Tak hanya sampai di situ, rivalitas mereka melebihi pertandingan sepakbola manapun di dunia, bahkan Liverpool vs Manchester United sekalipun. Bermula pada awal abad 20, rivalitas kedua klub raksasa tersebut sampai mendemonstrasikan bentrokan politik, lalu berbelok menjadi fenomena sosio-kultural dan sekarang berevolusi menjadi bentrok antara dua ideologi sepakbola terkuat dari benua Eropa.
 
Duel klasik nan panas di Spanyol-pun dimulai, ya… El Clasico perdana untuk kompetisi La Liga Spanyol musim 2012/13 akan berlangsung pada Minggu 7 Oktober nanti di Nou Camp, markas Barcelona. Pertandingan mempertemukan dua klub besar Spanyol ini diprediksi akan berlangsung panas dan penuh tensi, seperti biasanya. 
 
Fakta Pertandingan
• Pertemuan Barcelona dan Madrid adalah yang ke-220 kali di semua kompetisi.
• Barca hanya kalah dua kali dari delapan pertemuan terakhir dengan Real Madrid (W4, D3, L2).
• Madrid juga baru kalah satu kali di Camp Nou dibawah asuhan Mourinho.
• Delapan kartu merah telah dikeluarkan untuk pemain Madrid dari total 10 kartu merah yang dikeluarkan di beberapa El Clasico terakhir.
 
Lima Pertemuan Terakhir
FC Barcelona 2 – 2 Real Madrid 
Real Madrid 1 – 2 FC Barcelona
Real Madrid 1 – 3 FC Barcelona
FC Barcelona 3 – 2 Real Madrid 
Real Madrid 2 – 1 FC Barcelona
 
Prediksi Line Up
 
Barcelona
Bermain cepat adalah kunci permainan Barca untuk membongkar pertahanan Madrid. Bermain di hadapan 90 ribu fans di Camp Nou juga memberikan kepercayaan diri yang besar untuk para pemain Barcelona. Semangat dan 'lapar'nya Lionel Messi juga menjadi faktor utama yang berperan dalam El Clasico kali ini.
 
Kembalinya David Villa dan beberapa pemain Barca membuat pilihan amunisi Tito Vilanova lebih banyak. Di lini belakang, cederanya Carlos Puyol di pertandingan Liga Champions melawan Benfica merupakan kerugian besar bagi Barca. Gerard Pique dan Mascherano kemungkinan besar akan memimpin pertahanan dengan Jordi Alba dan Dani Alves di kedua sayap.
 
Lini tengah Barca akan memainkan tiga pemain tengah andalan mereka seperti Busquets, Iniesta dan Xavi. Cesc Fabregas dan pemain baru Alex Song juga bisa diturunkan untuk memperkuat pertahanan. Untuk penyerang, Vilanova dipastikan akan memainkan Lionel Messi, ditemani oleh Pedro, Villa, atau Sanchez.
 
Kemungkinan Lineup: Valdes (GK); Alves, Pique, Mascherano, Alba; Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro, Messi, Sanchez
 
Real Madrid
Setelah terpuruk di awal musim, kemenangan demi kemengan akhirnya diraih Madrid dalam beberapa pertandingan terakhir di La Liga, plus di Liga Champions atas Manchester City dan Ajax. Artinya, mereka telah menemukan kembali performa mereka. Madrid pun memenangi laga terakhirnya melawan Barcelona di ajang Spanish Super Cup hingga mereka lah yang layak memegang trofi tersebut.
 
Di lini belakang, seperti biasa Pepe akan berduet dengan Sergio Ramos ditemani Marcelo dan Arbeloa di kedua sayap. Untuk lini tengah Mou akan mempercayakan Khedira dan Xabi Alonso, atau Luka Modric. Cristiano Ronaldo, Ozil, dan in-form Benzema diperkirakan yang akan menggempur pertahanan Barca.
 
Kemungkinan Lineup:  Casillas (GK); Arbeloa, Albiol, Ramos, Marcelo; Alonso, Khedira; Di Maria, Ozil, Ronaldo, Benzema
 
Prediksi Akhir:
Pertandingan akan berjalan ketat dengan tensi yang panas. Hasil seri bisa didapat jika Madrid berhasil mengendalikan keadaan. Tetapi jika Barca mampu memegang kontrol pada pertandingan ini, kemenangan bisa diraih klub asal Catalan ini.
 
Enjoy the match!

LIONEL MESSI, 'THE MESSIAH'

Lionel Messi

Bukan Lionel Messi namanya kalau ia tidak selalu memecahkan rekor dalam dunia sepakbola. Di tahun 2012, Messi memecahkan beberapa rekor; pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan di UEFA Champions League, pencetak gol terbanyak di dunia untuk satu musim (73 gol di semua kompetisi, 50 di La Liga), pesepakbola pertama yang menjadi top scorer Liga Champions empat tahun berturut-turut, dan yang terlawas, Messi memecah rekor 40 tahun milik Gerd Mueller setelah mencetak 91 gol dalam satu tahun.

Sebagai pesepakbola terhebat abad ini, Lionel Messi memiliki kombinasi yang hampir sempurna antara teknik, kecepatan, keseimbangan dan intelegensia. Ini memberikannya kemampuan luar biasa dalam melakukan sprint melewati pemain-pemain lawan dengan kontrol bola yang mumpuni. Dengan skill dribbling yang membuat bola seolah-olah selalu  menempel di kaki, permainan Messi sangat enak dilihat dan membuat takjub para penonton maupun sesama pemain di lapangan.

Messi dikontrak seumur hidup oleh Barcelona dan jika ada klub yang ingin memilikinya, $400 juta harus disiapkan untuk membeli pemain Argentina tersebut. Setelah semua itu, kira-kira apa bro yang bisa membuat kami tidak menobatkan atlet terbaik dunia untuk dirinya tahun ini, atau malah, sepanjang masa?

Kamis, 11 April 2013

MESSI VS RONALDO, SIAPA YANG TERHEBAT?

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
Berbicara tentang siapa pemain sepakbola terbaik di dunia saat ini, maka orang-orang hanya akan menyebut dua nama: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Selain keduanya memiliki skills yang luar biasa hebat hingga sampai dianggap sebagai pesepakbola dari planet luar, Messi dan Ronaldo adalah dua pemain termahal di dunia. Real Madrid merekrut Ronaldo (CR7) seharga $130 juta dari Manchester United pada tahun 2009. Sementara, Messi dikontrak seumur hidup oleh Barcelona dan jika ada klub yang ingin memilikinya, $400 juta harus disiapkan untuk membeli pemain Argentina tersebut. Dari segi prestasi, keduanya pernah meraih penghargaan ‘Player of the Year’, sama-sama pernah mencetak gol di final Liga Champions, dan selalu bersaing ketat menjadi top scorer di Liga Spanyol dalam beberapa musim terakhir. Agar lebih seru dan menarik, mari kita membandingkan kedua pemain paling fenomenal di abad 21 tersebut.

SKILL & TEKNIK
Lionel Messi memiliki kombinasi yang hampir sempurna antara teknik, kecepatan, keseimbangan dan intelegensia. Ini memberikannya kemampuan luar biasa dalam melakukan sprint melewati pemain-pemain lawan dengan kontrol bola yang mumpuni. Dengan skill dribbling yang membuat bola seolah-olah selalu  menempel di kaki, permainan Messi sangat enak dilihat dan membuat takjub para penonton maupun sesama pemain di lapangan.
Cristiano Ronaldo adalah rajanya skill bernama step-over dan memiliki banyak trik yang menyokong kecepatan larinya yang super cepat. Ia selalu dengan mudah lari melewati lawan untuk masuk ke kotak penalti dan mencetak gol. Walau teknik dan kemampuannya tersebut tak perlu dipertanyakan lagi, CR7 seringkali ‘bersalah’ karena kerap berlebihan saat melakukan step-over. Timnya sering kehilangan bola karena sikap flamboyan dan ‘pamer skill’-nya tersebut.
The Verdict
: Messi 10 – Ronaldo 8.5

GOALSCORING
Lionel Messi merupakan salah satu pencetak gol terhebat di dunia. Sepertinya Messi bisa mencetak rekor setiap saat hanya karena bakat ajaibnya dalam mencetak gol. Musim lalu, ia mencetak rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Barcelona dengan 73 gol. And at only 24, this record’s still counting.
Cristiano Ronaldo secara luar biasa mampu menandingi kehebatan Messi dalam mencetak gol sehingga juga bisa dipertimbangkan sebagai pencetak gol terhebat sepanjang masa. Ia mencetak 7 kali hattrick dalam dua musim terakhir, termasuk saat melawan Barcelona minggu lalu, dimana Messi ‘hanya’mencetak 2 gol. Ronaldo juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol.
The Verdict
: Messi 10 – Ronaldo 10

FAIRPLAY
Karena skill dan kecepatan kakinya, tak heran Messi kerap menjadi sasaran tackle pemain lawan. Namun saat banyak pemain lain menjatuhkan badan, Messi selalu mencoba untuk bertahan berdiri dan tetap menyerang, bahkan di dalam kotak penalti. Ini menunjukkan kepercayaan dirinya yang tinggi dan attitude-nya untuk memilih tidak bermain curang.
Sebaliknya, Ronaldo mendapat banyak kritik karena seringkali terlalu mudah jatuh atau berpura-pura cedera ketika di-tackle lawan. Ingat perempat final Piala Dunia 2006 saat Ronaldo berpura-pura cedera sehingga membuat Wayne Rooney dikartumerah?
The Verdict
: Messi 9 – Ronaldo 6

OVERALL
Jika harus membandingkan kedua pemain ini secara keseluruhan, maka poinnya tak akan berbeda jauh. Karena kekurangan tinggi tubuhnya, Messi mungkin kalah dalam sundulan, kekuatan dan tenaga. namun ‘The Messiah’ mengalahkan Ronaldo dalam segi bakat alami dan teknik mendribble bola, juga efektivitasnya dalam  kontribusi tim. Walau dengan efektivitas dan skill yang tidak kalah, Ronaldo terkadang harus menerima kenyataan bahwa secara keseluruhan ia masih sedikit di bawah Messi. Untuk saat ini, Lionel Messi masih yang terbaik namun yang pasti, generasi kita sangat beruntung bisa menyaksikan aksi dua pemain terhebat yang pernah ada dalam dunia sepakbola modern.