Senin, 09 Mei 2011

SUDAH SIAPKAH TIMNAS MENGHADAPI PIALA AFF 2012

TIMNAS

Piala AFF 2012 di Malaysia dan Thailand tinggal menunggu hari. Laga pertama melawan Laos pada 25 November 2012 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia menjadi adalah tantangan pertama yang harus ditembus Timnas untuk bisa menjadi kampiun Piala AFF 2012. Dengan hanya menjalani dua langka persahabatan melawan Timor Leste (1-0) dan Kamerun (0-0), sudah siapkah Timnas menghadapi Piala AFF 2012?

Minimnya persiapan mungkin sudah bukan barang baru bagi Timnas. Kurangnya laga persahabatan karena mepetnya waktu persiapan plus perkara PSSI ataupun KPSI sebagai penanggungjawab Timnas yang sempat dilanda kekurangan uang untuk melakukan pertandingan uji coba dan untuk berkompetisi di AFF, menjadi kendala-kendala yang harus dihadapi Timnas. Tapi nyatanya dengan penuh optimisme, Nil Maizar sudah menyatakan bahwa tim yang dia pimpin sekarang sudah mampu menjalin kekompakan yang dibutuhkan untuk menampilkan permainan yang menarik untuk memenangkan setiap pertandingan.

Di laga kontra Timor Leste, Timnas memang memperoleh kemenangan dengan skor akhir “hanya” 1-0. Kemenangan yang pada waktu itu mengundang cibiran banyak pihak. Hal ini tentu sangat wajar mengingat perbedaan peringkat kedua Negara (Indonesia peringkat 165 FIFA, Timor Leste peringkat 187 FIFA) begitu jauh. Belum lagi sangatlah terlihat bahwa permainan dari kaki ke kaki yang cepat yang seharusnya menjadi ciri khas Timnas belumlah terlihat. Tonny Cussel, pemain keturunan Indonesia-Belanda masih belum terlihat untuk mengirimkan umpan-umpan panjang kepada pemain lain. Ditambah pencipta gol semata wayang yaitu Bambang Pamungkas yang terkesan hanya itu-itu saja. Seperti tidak ada regenerasi yang mampu menggantikan peran Bepe.

Ketika melawan Kamerun, jujur saja memang permainan Timnas sudah terlihat lebih baik. Timnas berhasil menahan Kamerun yang katanya adalah pemain inti dan bukannya pemain U-23 walaupun kita tidak melihat adanya Samuel Eto’o di sana. Irfan Bachdim sangat rajin untuk turun menjemput bola. Kerja samanya dengan striker bongsor naturalisasi lainnya yaitu Jhonny Van Beukeuring juga mulai terlihat padu. Kerja keras Tony Cussel dalam membina lapangan tengah kali ini juga patut dipuji. Tusukan mematikan dari kedua belah sayap pun juga sudah berkembang sesuai dengan yang kita harapkan. Namun sayang peluang-peluang emas tersebut tidak dapat diselesaikan menjadi gol.

Memang masih banyak kekurangan yang ada di tubuh Timnas terutama dari kurangnya penyerang haus gol untuk menemani Bepe ataupun menggantikannya jika ternyata sang pencetak gol terbanyak Timnas saat ini tiba-tiba mandek dalam urusan mencetak gol. Semoga saja kali ini Timnas berhasil mempersembahkan trofi dan tidak hanya sekedar euphoria nyaris menjadi juara saja seperti halnya di pagelaran Piala AFF tahun lalu.

Timnas needs your support bro! Hari ini….. Kita Harus Menang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar